Penyakit diare atau yang disebut juga berak
mencret adalah salah satu jenis penyakit yang seringkali menyerang bayi dan
balita. Sebenarnya apa itu diare? Apa yang sebaiknya dilakukan jika bayi sedang
terkena diare? Apa saja penyebab diare? Apakah diare dapat dicegah? Bagaimana
menangani diare anak yang sebaiknya?
Tentunya sejumlah pertanyaan tersebut selalu terlintas di kepala anda ketika
menghadapi bayi atau anak yang sedang diare. Bahkan tidak jarang anda jadi
bingung sendiri karena sama sekali tidak mengetahui langkah-langkah penanganan
yang tepat.
Sebelum anda mencari tahu mengenai penanganan
diare. Akan lebih baik tentunya jika anda lebih dahulu mengetahui diare pada anak itu sendiri. Ketika
anak atau bayi anda tiba-tiba saja mengalami perubahan dari biasanya dalam
buang air besar, baik itu dari segi jumlah/frekuensi buang air yang menjadi
lebih sering hingga keluar dalam bentuk cair dibandingkan padat, maka keadaan
semacam itu sudah dapat disebut sebagai diare.
Bayi yang baru lahir secara umum akan buang air
besar hingga lebih dari 10 kali dalam satu hari dan bayi dengan usia yang lebih
besar justru memiliki waktu buang air masing-masing. Beberapa bayi ada yang
buang air 2-3 kali sehari, namun ada juga yang hanya 2 kali dalam seminggu.
Oleh karena itu anda memang harus benar-benar memahami kondisi buang air besar
normal bayi atau anak anda itu. Selanjutnya anda juga akan mengetahui dengan
benar ketika buah hati anda terkena diare
anak.

0 comments:
Posting Komentar