Proses ini adalah proses menyeleksi kata kunci yang membawa pengunjung untuk tiba di situs penjualan tersebut. Data yang terkumpul berupa kata-kata kunci yang paling sering muncul di mesin pencari berkaitan dengan barang-barang yang ditawarkan di dalam situs penjualan. Langkah kedua adalah hipotesa yang dilakukan berdasarkan observasi dan deduksi. Proses ini mengutamakan pada pemilihan situasi yang akan di hipotesa hanya yang dapat diukur sehingga hasil yang didapatkan tidak akan bermakna ganda.
Proses ketiga dalam Conversion Rate Optimization adalah penentuan tujuan atau goal. Dari proses ini, akan didapatkan tujuan-tujuan dari dibuatnya situs penjualan sehingga visi-visi yang perlu dicapai menjadi lebih jelas. Lalu proses yang keempat adalah aturan bisnis. Aturan bisnis dalam penjualan melalui internet harus jelas sehingga dapat diketahui seberapa luas tingkatan pengunjung yang menjadi sasaran. Yang kelima adalah penentuan keputusan. Setelah model CRO telah dibangun dan statistik pengunjung dapat terlihat, keputusan untuk mengoptimalkan beberapa aspek di dalam situs penjualan dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki wewenangdalam hal ini, pemilik situs. Setelah keputusan dibuat, proses selanjutnya adalah pelaksanaan keputusan. Dengan begini, situs penjualan yang menggunakan metode CRO akan selalu
berkembang ke arah yang lebih baik dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

0 comments:
Posting Komentar